Tuesday, January 3, 2012

0

Beautiful of Jogja: Pantai Pandansari, Mempesona Diatas Menara



Pantai Pandansari merupakan salah satu Pantai di Bantul, yang berderet mulai dari Samas – Pandansari – Kuwaru – Pandansimo. Pantai ini juga dikenal dengan nama Pantai Patehan. Pantai ini terletak 17 km ke arah selatan dari kota Bantul. Pantai Pandansari masih agak sepi, nelayan tidak terlihat di pantai ini.
Perjalanan untuk menuju ke Pantai Pandansari ini dari kota Yogyakarta atau Jogja sangatlah mudah, yaitu dengan menelusuri saja Jalan K.H. Wachid Hasyim ini menuju ke selatan, lurus terus ke arah Bantul, tepatnya ke arah Pantai Samas. Sebelum memasuki areal Pantai Samas, akan ada papan petunjuk ke arah bumi perkemahan pramuka kwartir cabang Bantul. Ikuti jalan menuju buper ini tapi jangan masuk ke bupernya. Ikuti terus jalan yang ada hingga akhirnya kita akan mencapai Pantai Pandansari. Waktu tempuh dari Jogja sekitar 1 jam. Cukup mudah dan cepat, bukan?
Keunikan dari pantai ini adalah selain mercusuar yang menjulang tinggi ini, pantainya masih bisa dibilang cukup perawan. Belum banyak wisatawan yang berkunjung ke sini karena pantai ini kalah pamor dengan Pantai Samas di sebelah timur atau pun Pantai Pandansimo di sebelah baratnya. Belum lagi akses ke pantai ini kurang memadai, yaitu jalan untuk menuju ke pantai ini masih rusak. Ciri khusus pantai ini adalah seperti di pantai bagian barat lainnya adalah sedikitnya karang, tingginya ombak, dan pasirnya yang berwarna hitam keabu-abuan. Jangan berharap untuk bersantai di pasir atau berenang di laut bila akan berkunjung ke pantai ini. Pasirnya yang keabu-abuan dengan ombak yang ganas membuat Pantai Pandansari kurang indah bila dibandingkan dengan pantai lain. Namun pantai yang juga berfungsi sebagai pelabuhan bagi kapal nelayan ini memiliki mercu suar setinggi kurang lebih 25 meter. 


Mercusuar ini dibangun sebagai penunjuk arah bagi kapal-kapal yang akan berlabuh. Selain itu, bangunan ini rupanya juga dibuka bagi pengunjung yang ingin melihat luasnya laut dari puncak mercu suar. Hingga kini, mercu suar dengan 7 lantai tersebut masih aktif digunakan dan dengan hanya Rp. 1000,- (hari biasa) anda bisa merasakan keindahan pantai pandansari dari atas mercusuar. Tangganya yang berputar mengikuti bentuk bangunan memang sedikit memberikan tantangan bagi para pengunjung. Namun pengalaman bersantai di puncak mercu suar merupakan pengalaman yang sebanding dengan pengorbanan mendaki tangga putar tersebut.
 


sumber: visitingjogja.com

Monday, January 2, 2012

0

Festival Cahaya - Inggris









0

Festival Cahaya - Kosta Rika





0

Festival Cahaya - Jerman














0

Festival Lentera - Korea






0

Festival Cahaya - China









0

Buku Termahal Di Dunia



MARANELLO - Buku ini mungkin tidak pernah akan Anda temui di toko buku setempat di daerah Anda!

The Enzo Diamante Edition of The Official Ferrari Opus, begitu buku tebal ini dinamakan. Harganya? USD275.000 atau kira-kira Rp2,3 miliar! Buku Ferrari Opus ini disebut-sebut sebagai publikasi paling eksklusif yang pernah dibuat.

Ungkapan itu mungkin ada benarnya, mengingat harga buku tersebut sedikit lebih mahal dibanding mobil Ferrari itu sendiri. Misalnya saja 2011 Ferrari California yang di Amerika Serikat (AS) dijual USD192.000 atau Ferrari 458 Italia lansiran 2011 yang "hanya" seharga USD225.325.
Diamante Edition hadir dalam 852 halaman dengan berat mencapai 81 pound. Buku ini terbungkus dengan hologram serat karbon berwarna hitam. Semua buku terbitan Opus ini juga telah dibubuhi tanda tangan seluruh pembalap Ferrari baik yang masa lalu maupun masa kini.

Tak cuma sampai disitu, eksklusifitas buku Ferrari tersebut juga akibat adanya 1.500 permata yang disusun membentuk logo Kuda yang tersaji pada bagian cover depan.

President Ferrari Luca di Montezemolo juga menuliskan kata-katanya pada bagian halaman depan buku dengan tulisan "Welcoming Owners to Their Book".

Para pembeli buku Ferrari Opus tersebut juga berhak untuk memenangkan sebuah replika mobil balap Formula Satu yang dikendarai oleh Michael Schumacher.

Sejumlah pihak menyebut, buku Ferrari ini merupakan yang paling lengkap dalam menampilkan beragam foto, keterangan, informasi serta sejarah mengenai pabrikan Italia tersebut. Baik untuk mobil jalan rayanya hingga kiprah mereka di dunia balap.

Walau baru diperkenalkan namun stasiun televisi Australia melaporkan, sudah ada satu pihak dari Sri Lanka yang membeli buku ini sebanyak 20 buah tanpa disebutkan siapa namanya.

Meski demikian, satu edisi dari buku Ferrari ini akan dilelang di markas besar mereka di Maranello, Italia untuk para penawar tertinggi yang hasil penjualannya akan disumbangkan untuk amal.